Berita Sekolah

SMAN 16 Pekanbaru Ditetapkan Sebagai Sekolah Model PM dan KKA

28 Jun 2026 Kegiatan Sekolah Super Admin 26 dilihat
SMAN 16 Pekanbaru Ditetapkan Sebagai Sekolah Model PM dan KKA

Pekanbaru (RHI) – SMAN 16 Pekanbaru ditetapkan sebagai Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM), Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) oleh Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah.

 

Menurut Kepala SMAN 16 Pekanbaru, Dr Hj Nurhafni MPd, penetapan sekolah tersebut melalui Surat Keputusan DirekturJenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, No. 0010 Tahun 2026 tanggal 12 Meret 2026.

 

“Penetapan SMAN 16 Pekanbaru sebagai Sekolah Model ini berdasarkan hasil seleksi dan verifikasi terhadap satuan pendidikan yang memenuhi kriteria dan memiliki kesiapan dalam melaksanakan program,” ujar Nurhafni.

 

Disampaikannya, adapun beberapa kriteria yang menjadi persyaratan dalam penetapan sebagai sekolah model ini antara lain sekolah telah memiliki akreditasi minimal B dan sekolah tersebut telah mengikuti pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial.

 

“Kriteria lainnya adalah guru dan kepala sekolah telah mengikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam dengan baik, serta yang tak kalah pentingnya adalah Rapor Pendidikan sekolah tersebut dinilai sangat baik,” ucapnya.

 

Ditambahkannya, dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme pendidik, SMAN 16 Pekanbaru sebagai Sekolah Model menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT), Implementasi Pembelajaran Mendalam, Coding dan Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari program pengembangan sumber daya manusia.

 

“Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dengan tujuan memperkuat kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sesuai dengan tuntutan pendidikan masa kini,” tambah Nurhafni.

 

Nurhafni menyampaikan, IHT dilaksanakan tanggal 9 April sampai 11 April 2026 dengan Nara sumber dari BPMP Provinsi Riau, yang dihadiri juga pengawas Pembina bapak Kholidin, M.Pd secara terstruktur melalui pemaparan materi, diskusi, dan praktik langsung yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah. Dimana materi yang disampaikan meliputi penguatan kurikulum, pengembangan perangkat ajar, strategi pembelajaran inovatif, serta pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar.

 

“Melalui kegiatan IHT ini, diharapkan para pendidik mampu meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, menciptakan suasana belajar yang aktif dan bermakna, serta mendukung terwujudnya lulusan yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya.

 

Sementara Kepala BPMP Provinsi Riau Dr.Nilam Suri menghadiri kegiatan IHT SMAN 16 Pekanbaru sekaligus memberikan penguatan dan Motivasi kepada Pendidik dan Tenaga Kependidikan sehubungan dengan Sekolah Model.

 

Lebih jauh Nurhafni menjelaskan, sekolah berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan pengembangan profesional berkelanjutan sebagai bentuk nyata peningkatan mutu pendidikan.

 

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang telah membantu selama proses penilaian berlangsung. Semua ini tentu atas kerja keras guru dan staf, komite, orang tua murid di SMAN 16 Pekanbaru,” pungkasnya. (ade)